26 C
Indonesia
Tuesday, September 29, 2020

10 Bahan Yang Bisa Di Jadikan sebagai Cairan Disinfektan

TOTAL POSITIF

282.724

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

210.437

ORANG

Positif

MENINGGAL

10.601

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU. Baca informasi lebih lengkap. Melalui API Kawal Corona

BERIMODE.COM – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa virus covid-19 dapat bertahan hidup di permukaan benda mati selama lebih dari seminggu. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, belum ada kepastian apakah seseorang bisa mendapatkan Covid-19 dengan menyentuh permukaan atau objek yang memiliki virus di atasnya dan kemudian menyentuh mulut, hidung, atau mata. Rangkuman Bahan Cairan Disinfektan sebagai alternatif membersihkan objek.

Bahan disinfektan untuk Covid-19 / Berimode.com

Tetapi meskipun belum ada penelitian yang benar-benar bisa memastikan bahwa kita bisa terinfeksi virus Covid ini dari benda-benda yang kita sentuh, ada baiknya kita lebih menghindari hal itu terjadi dengan selalu membersihkan tubuh dengan air sabun dan cairan handsanitizer setiap selesai beraktifitas, dan jangan lupa selalu membersihkan lingkungan agar selalu steril dari virus dan kuman.

Dirumah kita sendiri banyak sekali benda yang di sentuh atau digunakan paling sering dan bisa menjadi sarang kuman, seperti handle pintu, komputer, remote tv dan lain sebagainya, benda-benda di ruangan yang yang lembab seperti itu dapat menyimpan kuman dan virus hingga 1 minggu.

Nah untuk itu ada baik nya kita selalu membersihkan dengan cairan disinfektan yang bisa kita beli atau buat sendiri jika memiliki pengetahuan tentang bahan yang digunakan, Berimode telah merangkum 10 bahan yang bisa di jadikan cairan disinfektan untuk memerangi Covid-19 seperti berikut ini:

Beberapa produk desinfektan dapat digunakan untuk membunuh virus berbungkus salah satunya SARS-CoV-2 yang terdiri dari selimut lemak. Berikut adalah bahan-bahan aktif yang dapat digunakan untuk membuat cairan desinfektan sendiri:
  • 1. Accelerated hydrogen peroxide 0,5 perse.
  • 2. Benzalkonium chloride/quaternary ammonium/alkyl dimethyl benzyl ammonium chloride 0,05 perse.
  • 3. Chloroxylenol 0,12 perse.
  • 4. Ethyl alcohol atau ethanol 62-71 persen.
  • 5. Iodine in iodophor 50 ppm.
  • 6. Isopropanol atau 2 propanol 50 persen.
  • 7. Pine oil 0,23 persen.
  • 8. Povidone-iodine 1 persen.
  • 9. Sodium hypochlorite 0,05-0,5 persen.
  • 10. Sodium chlorite 0,23 persen.

Perlu diketahui bahwa disinfektan bukanlah cairan yang aman untuk di semprotkan pada manusia, dr. Erlina Burhan juru bicara RS.Persahabatan menyatakan pada sesi wawancara Apa Kabar Indoensia Malam di TVone yang di unggah di kanal youtube pada 29 Mar 2020 bahwa penyemprotan disinfektan pada manusia adalah salah kaprah. “Wah itu malah bahaya menurut saya karena yang pertama disfektan itu bukan untuk manusia, tapi untuk permukaan benda benda mati”.

Tetap gunakan cairan disinfektan hanya pada benda benda mati seperti tombol lift, meja dan benda lainnya. Dia juga menjelaskan agar warga mulai mngurangi kegiatan menyentuh wajah, hidung dan mulut, dan selalu mencuci tangan dengan sabun pencuci tangan.

baca juga : Terbaru dari WordPress

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

New Normal, Ini Syarat Kalau Mau Traveling Keluar Kota

Persyaratan standar yang harus dipenuhi oleh setiap orang adalah menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan, yaitu memakai masker, jaga jarak dan cuci tangan.

PLN Batam Berikan Keringanan Pembayaran Tagihan, Bisa Dicicil Selama 9 Bulan

Berimode - Batam, PLN Batam memutuskan memberikan keringanan kepada pelanggan yang mengalami kesulitan dalam membayar tagihan rekening listrik bulanĀ  juni 2020, Keputusan penyelesaiannya diambil...

Batam Bintan Blackout, Ini Kata PLN

BeriMode - Sekitar pukul 19.30 tadi malam (4 Juni 2020), terjadi listrik padam di Batam dan Bintan. Setelah dilakukan survey di salah satu group...

HOTMinggu ini
Artikel Paling Populer